Latihan Dasar Kepemimpinan Pemuda GKJ se-Klasis Yogyakarta Barat

Pengenalan Diri, Kerjasama dan Kesadaran Sosial
  
Regenerasi dalam suatu kepengurusan perlu dilakukan dalam suatu organisasi, bahkan  harus dilakukan dalam rangka menjaga berjalannya organisasi. Pengurus komisi pemuda Gereja Kristen Jawa (GKJ) Klasis Yogyakarta Barat, yang dikenal dengan Klayoba, mengadakan regenerasi kepengurusannya. Setelah mengadakan regenerasi pengurus, kegiatan dilanjutkan dengan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang diadakan Sabtu – Minggu, 1 – 2 Juni 2013 di Dolan Deso Boro, sebuah kawasan outbound di Kulonprogo.

Stube-HEMAT Yogyakarta menjadi mitra dan fasilitator dalam LDK pemuda Klayoba yang diikuti 15 peserta membahas tiga topik, yaitu kepemimpinan, kerjasama team, dan kesadaran sosial (social awareness). Trustha Rembaka mengawali sesi tentang pemimpin, harus mengenali diri, potensi yang ada serta percaya diri. Sesi ini mengajak peserta menemukan apa itu pemimpin serta melihat permasalahan kepemimpinan, peserta pun melakukan simulasi menceritakan dirinya di depan para peserta. Peserta pun merasakan ketika setiap peserta mengenali dan memahami karakter masing-masing, interaksi dan kinerja kepengurusan akan semakin baik.

Hari pertama ditutup dengan refleksi malam yang dipandu Pdt. Yosef (GKJ Wirobrajan) mengajak peserta merenungkan keberadaan dirinya di dalam dunia karena kasih Tuhan, dan menanggapi panggilan Tuhan untuk melayani.

Hari kedua diawali ibadah minggu yang memberi penegasan kepada peserta bahwa mereka telah dipilih dan diutus Tuhan untuk menjadi orang pilihanNya, memegang tanggungjawab kepemimpinan di Klayoba. Sesi tentang teamwork disampaikan oleh Yohanes Dian Alpasa, yang mengingatkan bahwa kerjasama merupakan suatu kebutuhan, manusia tidak bisa bekerja sendiri, namun perlu melibatkan orang lain. Dalam hal ini prinsip saling menerima kelebihan maupun kelemahan dan saling melengkapi. Sesi Outbond yang berupa permainan kerjasama dan kekompakan menjadi media praktek menerapkan teori kepemimpinan dan Teamwork yang telah diterima sebelumnya. Uniknya dari outbond ini adalah permainan outbond berbasis air!!



Rangkaian LDK diakhiri dengan sesi Klayoba dan Social Awareness, yang mana peserta melakukan brainstorming situasi sosial yang ada di sekitar mereka, dan ternyata sebagian besar mengungkapkan permasalahan sosial yang ada di sekitar mereka. Dari hasil temuan masalah-masalah itu, Klayoba mencoba mengambil bagian dalam penyelesaian permasalahan sosial tersebut. Let’s move on kaum muda Klayoba!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar