Postingan

Kesempatan Kedua: Up-Cycling & Re-Cycling

Oleh: Stube HEMAT Yogyakarta.           Sampah, menjadi permasalahan yang cukup kompleks dan menjadi salah satu isu utama di Yogyakarta. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan yang selama ini menjadi pusat pembuangan sampah DIY resmi ditutup permanen pada Januari 2026. Kota Yogyakarta dan empat kabupaten di DIY harus mencari solusi pengolahan sampah, dan terus mendorong masyarakat agar mandiri mengolah sampah. Pasca penutupan TPA Piyungan, fokus utama pemerintah DIY dalam hal ini DLH (Dinas Lingkungan Hidup) dan DLHK  (Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan), masih pada penanganan sampah rumah tangga dan organik. Pembangunan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) dan proyek PSEL (Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik) menjadi prioritas yang ditargetkan beroperasi pada 2028. Penanganan sampah tekstil (limbah pakaian, kain, industry, garmen) di Yogyakarta belum terintegrasi dalam sistem pengelolaan resmi daerah. Sampah tekstil belum memiliki j...

Reses Dewan: Semoga Bukan Ritual Politik

DEEP TALK: MENGEMAS SHORT FILM. Sharing pengalaman berkarya bersama channel Kawara Panamung

Hidup Dalam Sorotan: Kontroversi UU ITE sebagai Pelindung Privasi

Dari Stube HEMAT Ke Lapangan Hijau

Manifestasi Keberanian Rakyat

97 Tahun Sumpah Pemuda, Bahasa Indonesia & Tingkat Kegemaran Membaca

Serba-Serbi AI Dan Pemanfaatannya

IFS: MENYEMAI MASA DEPAN

Kompetensi Sumber Daya Manusia di Era Teknologi Digital